Rabu, 26 Agustus 2026

92 Siswa MAS Madani Alauddin Gowa Belajar Literasi dan Sains di Layanan Perpustakaan Sulsel


MAKASSAR — Sebanyak 92 siswa kelas X MAS Madani Alauddin Kabupaten Gowa bersama 15 pendamping melakukan kunjungan literasi ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan (DispusArsip Sulsel), Jalan Sultan Alauddin Km 7, Talasalang, Rabu (26/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal layanan perpustakaan sekaligus memperoleh pengalaman belajar sains secara interaktif.

Rombongan disambut Plt. Kepala Bidang Perpustakaan sekaligus Kepala Seksi Layanan Umum dan Multimedia, Hj. Feby Primajanti Thamrin Tantu, di layanan perpustakaan. Dalam kesempatan itu, Feby memperkenalkan sejumlah layanan yang dikelola DispusArsip Sulsel, di antaranya Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak serta Layanan Perpustakaan Abdurrasyid Dg. Lurang yang berada di Kabupaten Gowa.


Untuk mengefektifkan kegiatan, rombongan dibagi menjadi dua kelompok. Para siswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai fasilitas perpustakaan, termasuk sistem klasifikasi koleksi, penggunaan Online Public Access Catalog (OPAC), serta tata cara peminjaman dan pengembalian buku, sekaligus diperkenalkan dengan koleksi dari berbagai bidang seperti agama, sosial, bahasa, kesenian, dan sejarah.

Kepala Sekolah MAS Madani Alauddin, Rustan, menyampaikam kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan peserta didik pada berbagai sumber informasi, tetapi juga memberikan pengalaman pembelajaran sains melalui layanan Science Center. Menurutnya, perpustakaan dapat menjadi ruang belajar yang mempertemukan siswa dengan sumber pengetahuan sekaligus pengalaman belajar yang lebih praktis.

Di layanan Science Center, rombongan disambut Kepala Seksi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), Hj. Sri Wahyuni Djamaluddin. Kegiatan diawali dengan sejumlah demonstrasi sains, antara lain eksperimen Air Ajaib yang Tidak Tumpah, Sentripetal di dalam Gelas, dan Gelas Terbalik, sebelum siswa diberi kesempatan mencoba berbagai alat peraga interaktif.


Sri Wahyuni mengapresiasi antusiasme para santriwati yang aktif mengikuti eksperimen dan mencoba berbagai alat peraga selama kegiatan berlangsung. “Kami senang bisa berbagi pengetahuan dengan peserta didik. Semangat belajar seperti ini perlu terus dijaga,” katanya.

Para siswa kemudian mencoba sejumlah wahana, seperti Tebak Tanggal Lahir, Harpa Tanpa Dawai, Energi dan Daya, serta Gyro Extreme. Kegiatan di layanan PP-IPTEK turut didukung siswa magang dari SMK Negeri 4 Takalar dan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM).


Gyro Extreme menjadi salah satu wahana yang paling diminati peserta karena memberikan pengalaman simulasi layaknya astronot di luar angkasa. Melalui wahana tersebut, siswa diperkenalkan pada prinsip gyroscope, yakni kemampuan benda berputar untuk mempertahankan orientasi arah dan melawan pengaruh gravitasi.

Kunjungan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama Plt. Kepala UPT  Perpustakaan, Kaharullah, S.E., M.M. Rombongan selanjutnya melanjutkan kunjungan ke Layanan Deposit sebagai bagian dari rangkaian kegiatan literasi di DispusArsip Sulsel. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar