Selasa, 24 Oktober 2023

Ust. Salmawati Aiwa mengajak MA-MIM Putri Kenal Layanan Perpustakaan Provinsi

Sri Wahyuni Djamaluddin, SH. M. Si. Kasi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan Teknologi (PP-IPTEK) menerima kunjungan Ustazah Salmawati Aiwa dan 17 Siswa kelas XII Yayasan pendidikan Al-Qur'an Markaz Imam Malik saat berkunjung di Layanan PP-IPTEK, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (24/10/2023).

Kunjungan kali ini selain untuk belajar bahasa Arab di perpustakaan, santri juga diajak untuk keliling perpustakaan, melihat dan mengenal sarana dan prasarana yang terdapat di Layanan Perpustakaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan yang terletak di jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala'salapang-Makassar.

Setelah belajar bahasa Arab, santriwati berkunjung ke layanan PP IPTEK yang memiliki wahana pembelajaran untuk menumbuh-kembangkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Untuk mengenal alat peraga santri mendapat penjelasan dari pengelola layanan mengenai fungsi dan kegunaan alat peraga contohnya alat peraga Energi VS Daya untuk mempelajari tentang energi gerak yang dapat dikonversikan menjadi energi listrik, serta alat peraga lainnya seperti Harpa tanpa Dawai, Baterai Tangan, Tebak Tanggal Lahir, Harpa Tanpa Dawai, Katrol, Bola Listrik, Lengkungan Nan Kokoh, Menurun Ke Atas, Gyro Extreme, Halilintar, gorden otomatis, panel surya, dan senam otak.

Salah satu alat peraga yang menjadi favorit bagi siswa, TEBAK TANGGAL LAHIR merupakan sebuah permainan matematika yang sederhana. Alat peraga ini menggunakan aturan (kaidah) bilangan binner yang diubah ke dalam bilangan desimal dan dimainkan oleh dua orang. George Boole menemukan sistem logika yang hanya berdasarkan pada dua angka yaitu 0 dan 1, ini menjadi dasar dari sistem bilangan binner.

Selain itu juga GYRO EXTREME. Gyro Xtreme merupakan sebuah mesin giroskop manusia. Giroskop adalah perangkat untuk mengukur atau mempertahankan orientasi, berdasarkan prinsip-prinsip momentum sudut. Alat peraga ini bekerja dengan posisi tubuh dalam ruang relatif terhadap tarikan gravitasi dan resistensinya, kemudian memindahkannya pada kelompok otot. Resistensi pada kelompok otot berubah karena tarikan gravitasi.

Setelah mencoba berbagai alat peraga santriwati membaca berbagai koleksi yang ada di layanan PP-IPTEK seperti komik, novel remaja, seri ilmu pengetahuan, ensiklopedia Islam dll. Pengelola layanan berharap kunjungan santri ke perpustakaan dapat meningkatkan semangat dalam menggerakkan budaya literasi di lingkungan pesantren. (***)



Selasa, 17 Oktober 2023

Layanan Perpustakaan Sulawesi Selatan Pilihan SMA IT Al-Biruni Mandiri Memaksimalkan Budaya Literasi

Kaharullah, SE., M.M. selaku Ka UPT Perpustakaan dan Hj. Nuraini H. Nanggo Kasi Layanan Umum dan Multimedia menerima kunjungan Indah Destriana bersama 6 guru pendamping lainnya serta 51 siswa SMA IT Al Biruni Mandiri Panaikang di ruang layanan Umum, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (17/10/22023).

Indah Destriana mengemukakan salah satu cara cara memaksimalkan budaya literasi dengan memberi tugas ke siswa mencari 25 teori dari berbagai disiplin ilmu, jadi siswa menemukan teori tersebut sesuai bakatnya, misalnya siswa ingin menjadi Humas bisa menemukan teori-teori komunikasi yang dimaksud di perpustakaan.

Khusus di Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) rombongan diterima Sri Wahyuni Djamaluddin, SH. M. Si. Kasi Layanan PP-IPTEK. Layanan ini menyediakan wahana pembelajaran interaktif tentang APA, MENGAPA DAN BAGAIMANA iptek digali dan dimanfaatkan bagi kehidupan manusia agar lebih nyaman dan sejahtera. 

Untuk mengenal alat peraga siswa mendapat penjelasan dari pengelola layanan mengenai fungsi dan kegunaan alat peraga contohnya alat peraga Energi VS Daya untuk mempelajari tentang energi gerak yang dapat dikonversikan menjadi energi listrik, serta alat peraga lainnya seperti Harpa tanpa Dawai, Baterai Tangan, Tebak Tanggal Lahir, Harpa Tanpa Dawai, Katrol, Bola Listrik, Lengkungan Nan Kokoh, Menurun Ke Atas, Gyro Extreme, Halilintar, gorden otomatis, Panel surya, senam otak serta Robot line follower.

Tebak tanggal lahir menjadi permainan yang menarik bagi siswa dan pendampingnya. Permainan ini menggunakan aturan (kaidah) bilangan binner yang diubah ke dalam bilangan desimal dan dimainkan oleh dua orang. George Boole menemukan sistem logika yang hanya berdasarkan pada dua angka yaitu 0 dan 1, ini menjadi dasar dari sistem bilangan binner. (***)


Jumat, 13 Oktober 2023

Tampan, Kaya, dan Jujur Karakter Pria dalam Komik Dewasa

Uchizono Chika seorang anak perempuan dengan sebutan "Gadis Pembawa Bunga" dan memiliki tanda lahir berbentuk bunga yang sangat disukai para iblis, orang tuanya terbunuh karena suatu hal. Di tengah kesendiriannya, muncullah seorang iblis di hadapannya yang mengaku akan selalu melindunginya, namun sebagai gantinya ia meminta kesucian Chika. Iblis itu bernama Shirokuro. 

Untuk memenuhi perjanjian tersebut, mereka berdua harus tinggal bersama, dan saling menyukai satu sama lain, tetapi kedua musuh yang harus dihadapi Shirokuro, yaitu mikado dan aktivitas pengusir roh jahat yang bernama Mashiro Yukihiro yang begitu ingin menyelamatkan Chika dari iblis yang selalu mengikutinya.

Jika memeluk Chika, kekuatan Shirokuro akan menguat namun sebaliknya, Chika akan melemah. Karena itu, cinta di antara mereka tak seharusnya terjalin. Lalu Bagaimana mereka berdua bisa mengalahkan lawan-lawannya. Ini lah kisah komik dewasa berjudul: The Guardian Beast of Flower.

The Guardian Beast of Flower merupakan salah satu komik dewasa yang dapat diakses di Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala'salapang-Makassar, yang berkisah tentang hubungan terlarang  karena adanya kutukan kematian. Selain The Guardian Beast of Flower beberapa judul komik dewasa lainnya, seperti:

  • My Cute Love Housemate
  • Forced Love Wedding
  • My Cute Fantasy Doll
  • Seri I Love You Suzuki Kun!!

Komik tersebut berkisah seputar hubungan asmara remaja atau orang dewasa yang sangat relevan dengan realitas masa kini. Biasanya, suasana yang dipilih berupa lingkungan sekolah, kampus serta kehidupan percintaan karyawan kantor, dengan alur cerita yang tidak rumit serta tidak ada konflik psikologis. Tokoh- tokohnya tampan, kaya, dan jujur. (***)

Kamis, 12 Oktober 2023

Ms Dara & Ms Nevi Mengenalkan Perpustakaan Sejak Dini

Petugas Layanan Perpustakaan Umum, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan Ms Dara dan Ms Nevi beserta siswa kelas 1 SD Runiah School Makassar di Layanan Umum Perpustakaan Kamis (12/10/2023).

Kunjungan tersebut selain mengenalkan perpustakaan juga mengenalkan alat peraga interaktif sebagai wahana pembelajaran untuk menumbuh-kembangkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sejak dini.

Para siswa antusias mendengarkan informasi edukasi dari pengelola layanan PP IPTEK serta mengajak bermain berbagai alat peraga yang ada, seperti Tebak Tanggal Lahir, Baterai Tangan, Harpa Tanpa Dawai, Katrol, Gyro Extreme, Energi VS Daya, Bola Listrik, Lengkungan Nan Kokoh, Menurun Ke Atas dan Halilintar, Panel Surya dan Gorden Otomatis.

Ms Nevi selaku guru pendamping menyampaikan kunjungan ke perpustakaan provinsi sebagai upaya menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini. Selain itu kunjungan ini,  tidak menggagu materi yang diajarkan di sekolah karena di perpustakaan siswa mengerjakan worksheet yang berhubungan dengan mapel PPKN yakni aturan di rumah dan di sekolah dengan suasana yang berbeda, biasanya dikerjakan di sekolah kali ini dikerjakan di perpustakaan. ***

Rabu, 11 Oktober 2023

Diskusi Pengelola Layanan bersama Tim dari Puspen Kemendagri berkaitan dengan Layanan Perpustakaan Sulawesi Selatan

Ilham Hamudy koordinator Tim Puspen Kementerian Dalam Negeri bersama dengan rekannya dari Jakarta berdiskusi dengan beberapa pengelola layanan (pustakawan) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan  diantaranya pengelola layanan deposit, layanan umum dan pengelola layanan pusat peraga ilmu pengetahuan dan teknologi (PP-IPTEK) di Lantai 2 Gedung Layanan Rabu (11/10/2023).

Sebelum diskusi dilakukan Tim Puspen Kementerian Dalam Negeri berkesempatan berkunjung ke Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) dan diterima langsung oleh Kasi PP-IPTEK Sri Wahyuni Djamaluddin dan diajak bermain alat peraga interaktif seperti Halilintar, Harpa Tanpa Dawai, Bola Listrik serta Tebak Tanggal Lahir.

Setelah berkunjung ke Layanan Deposit melihat situasi dan sarana yang dimiliki layanan ini. Pustakawan berharap dengan kunjungan dan diskusi ini mampu menggambarkan upaya pustakawan untuk pemenuhan hak tahu masyarakat berkaitan dengan koleksi buku digital, konvensional, promosi perpustakaan (web dan media sosial), alat peraga interaktif, koleksi buku deposit dll serta pemanfaatan ruang layanan perpustakaan untuk berbagai kegiatan baik yang dilakukan oleh perguruan tinggi, sekolah hingga masyarakat umum. (***)


Outing Class SD Menara St. Martinus di Perpustakaan Sulawesi Selatan

Kasi Layanan Pusat Peraga Ilimu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) Sri Wahyuni Djamaluddin menerima kunjungan 109 siswa SD kelas 5 - 6 Yayasan Pendidikan St Martinus didampingi beberapa orang tua siswa dan guru pendamping pada Rabu (11/10/2023) di ruang Layanan PP-IPTEK jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala'salapang-Makassar.

Enny Lien selaku Kepala Sekolah mengatakan kunjungan siswa ini merupakan kegiatan Outing Class Siswa yang merupakan bagian dari pembelajaran Project Kurikulum Merdeka serta Profil Belajar Pancasila, mandiri dan bernalar kritis. Kunjungan ini diharapkan mampu mengasah kemampuan berpikir kritis anak tetapi juga memberikan pengalaman belajar (experiential learning) langsung melalui kunjungan di perpustakaan. 

Selain itu kunjungan ini juga bertujuan untuk mengenalkan perpustakaan serta manfaatnya sehingga akan mendorong minat baca anak sejak dini.

Khusus di layanan PP IPTEK, layanan ini  menyediakan berbagai alat peraga interaktif seperti  Tebak Tanggal Lahir, Baterai Tangan, Harpa Tanpa Dawai, Katrol, Energi VS Daya, Bola Listrik, Lengkungan Nan Kokoh, Menurun Ke Atas, Gyro Extreme, Halilintar, gorden otomatis serta panel surya.

Petugas layanan mengajak siswa bermain dan memberikan informasi edukasi berkaitan dengan fungsi dari masing-masing alat peraga. Alat peraga favorit siswa adalah Gyro xtreme. Alat ini dikembangkan oleh NASA untuk mempersiapkan astronot ke luar angkasa, dan seolah-olah membuat siswa seperti astronot. Peraga interaktif ini juga digunakan sebagai alat terapi pada tulang belakang.

Selain siswa orang tua dan guru pendamping juga ikut bermain alat peraga interaktif seperti tebak tanggal lahir. Di akhir kunjungan pengelola layanan berharap semua dapat berperan aktif untuk mengajak keluarga dan teman untuk berkunjung ke perpustakaan. (***)


Tumbuhkan Minat Baca, Guru Pendamping Ajak Siswa SD Runiah School ke Perpustakaan Provinsi

Ka UPT Perpustakaan Kaharullah, SE., M.M. bersama Sri Wahyuni Djamaluddin Kasi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-DPK) menerima kunjungan Muh. Azhar Ma'ruf dan Muh Ryas Wijaya beserta siswa kelas VI SD SD Runiah School Makassar di ruang layanan PP-IPTEK, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (11/10/2023).

Menurut Muh. Azhar Ma'ruf, kunjungan ini selain mengenal alat peraga interaktif yang ada di layanan PP-IPTEK juga untuk membaca buku cerita tentang 4 (empat) sahabat Nabi Muhammad SAW yang terus mendukungnya. 

Sedangkan Muh Ryas Wijaya menyampaikan tujuan berkunjung meningkatkan kecakapan literasi dan numerasi yang sangat penting untuk dimiliki oleh siswa, karena berkaitan dengan proses pembelajaran abad 21 yang memiliki kemampuan berpikir kritis dalam penyelesaian masalah pada kehidupan sehari-hari. 

Setelah mengerjakan tugas yang diberikan guru pendamping, peserta didik mendapatkan informasi edukasi dan diajak bermain alat peraga interaktif seperti  Tebak Tanggal Lahir, Baterai Tangan, Harpa Tanpa Dawai, Katrol, Gyro Extreme, Energi VS Daya, Bola Listrik, Lengkungan Nan Kokoh, Menurun Ke Atas dan Halilintar, Panel Surya dan Gorden Otomatis. (***)



Selasa, 10 Oktober 2023

Mahasiswa UNM mengatasi "Gabut" dengan Gyro Xtreme

"Gabut" di perpustakaan dengan aktivitas membaca, sekelompok mahasiswa jurusan statistik, Univeritas Negeri Makassar berkunjung ke Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) yang diterima langsung oleh Kasi Layanan PP-IPTEK Sri Wahyuni Djamaluddin, S.H., M.Si pada  Selasa (10/10/2023).


Rombongan mahasiswa mencoba Gyro Xtreme setelah diberi informasi edukasi akan penggunaan alat peraga interaktif ini yang dapat digunakan sebagai alat terapi sakit pada tulang belakang. Giroskop manusia ini juga dikembangkan oleh NASA untuk mempersiapkan astronot. Meskipun alat ini terlihat mudah, pengendara sebenarnya melakukan latihan isometrik yang intensif.

Selain itu rombangan mahasiswa yang sedang "Gabut" ini juga mencoba berbagai alat peraga seperti Tebak Tanggal Lahir, Baterai Tangan, Harpa Tanpa Dawai, Halilintar, Katrol, Menurun ke Atas, Energi vs Daya, Gyro Extreme, Bola Listrik, Gorden Otomatis, Panel Surya serta Lengkungan Nan Kokoh. (***)

Antusias Siswa SD Runiah School Mengenal Alat Peraga Interaktif Sejak Dini

Sri Wahyuni Djamaluddin Kasi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-DPK) menerima kunjungan siswa kelas 1 SD Runiah School Makassar yang didampingi Ms. Dara dan Mr. Fahrul di Layanan Perpustakaan Umum pada Selasa (10/10/2022). Kunjungan tersebut selain mengenalkan perpustakaan juga mengenalkan alat peraga interaktif sebagai wahana pembelajaran untuk menumbuh-kembangkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sejak dini.

Para siswa antusias mendengarkan informasi edukasi dari pengelola layanan PP IPTEK serta mengajak bermain berbagai alat peraga yang ada, seperti Tebak Tanggal Lahir, Baterai Tangan, Harpa Tanpa Dawai, Katrol, Gyro Extreme, Energi VS Daya, Bola Listrik, Lengkungan Nan Kokoh, Menurun Ke Atas dan Halilintar, Panel Surya dan Gorden Otomatis.

Ms. Dara selaku guru pendamping menyampaikan “Ada beberapa alasan menarik mengapa mengajak anak ke perpustakaan adalah hal yang penting. Salah satunya adalah menumbuhkan kegemaran membaca sehingga ini mampu meningkatkan kemampuan otak anak serta belajar IPTEK sejak dini". 

Pengelola layanan berharap sekolah dapat menjadwalkan siswanya ke perpustakaan. Sebab, selain tidak dipungut biaya, mengunjungi perpustakaan juga tentunya dapat memberikan rekreasi edukatif sekaligus mendukung tumbuh kembang anak. (***)


Senin, 02 Oktober 2023

Komik Remaja Memuat Elemen Idealis

Komik remaja cerita percintaan yang ditujukan bagi pembaca muda, memuat banyak elemen idealis remaja yang sengaja digambarkan yang berisi kisah-kisah romantis yang merupakan impian dari para pembaca. Seperti What Should I do to Make You. Marry Me?

Komik ini berkisah tentang impian Mao yang sangat senang karena akan segera menikah Hotaru. Namun Hotaru yang seharusnya jadi pasangannya malah menolak! Alasannya karena itu pernikahan yang direncanakan keluarga mereka yang memang berteman baik. Komik ini akan membahas hubungan Mao dan Hotaru untuk menjadi pasangan suami-istri yang Ideal. Bagaimana usaha Mao agar Hotaru mau menikah dengannya ! sedangkan Hotaru menganggap Mao adalah adiknya. 

Berbagai komik remaja menjadi koleksi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, seperti:

  • Humaliation Tutor!! 
  • Secret Harem with Mr. Wolf
  • Forbidden Love and Strawberry Tart
  • Beauty Revolution
  • Not Allowed to Cry
  • Love that Trouble Me!
  • Seri It's Tough for Kobayashi for being so Cute !!
  • Secret Prince !
  • The Person I wan to Eat
  • Romantic Love Game with my Senior
  • Kimono Princes Reveal Her Love
  • I XX you more that anyone in the world
  • Is it Really that great to be Beautiful?
  • Prize is love
  • Blitz Engagement

Persepsi negatif terhadap komik remaja, antara lain  mengomentari bentuk dan isi dari jenis bacaan ini, yang berpendapat  berpendapat bahwa dengan membaca komik, imajinasi anak kurang tertantang untuk berkembang karena komik banyak didominasi oleh unsur visual ketimbang teks naratifnya. Padahal, teks naratif itu penting untuk perkembangan imajinasi anak (Trisnawati, 2007).

Untungnya tidak semua pakar beranggapan negatif terhadap komik. Ada beberapa pakar yang mendukung keberadaan komik. Salah satunya adalah Sitepu (Damayanti, 2003) beliau menyatakan bahwa komik tidak berbahaya dan tidak merusak minat baca anak-anak. Komik dapat memperkaya kecerdasan visual dan bisa mendorong anak belajar mencocokkan antara latar belakang dengan kejadian yang dipaparkan dalam cerita. Sedangkan Bonneff (Trisnawati, 2007) mengemukakan bahwa komik punya peranan yang positif yaitu mengembangkan kebiasaan membaca.

Komik juga memiliki batasan umur untuk membacanya. Sudjana (2001) mengemukakan bahwa ada beberapa komik yang hanya diperuntukkan bagi orang rejama/dewasa dan ada yang khusus untuk anak, jadi yang perlu diperhatikan  adalah bagaimana sebetulnya memberi saran untuk membaca komik yang sesuai dengan batasan usianya serta jangan sampai seorang anak kecil membaca komik remaja/dewasa. (***)