Senin, 29 Desember 2025

Libur Nataru Edukatif di Layanan PP-IPTEK dan Perpustakaan Sulsel


Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tinggal menghitung hari. Momentum liburan akhir tahun ini dimanfaatkan banyak keluarga untuk menghabiskan waktu bersama, seiring kebijakan work from anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diberlakukan pada 29 hingga 31 Desember 2025.

Kebijakan WFA tersebut tertuang dalam Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor B/531/M.KT.02/2025 Tahun 2025 tentang Penerapan Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai ASN Secara Fleksibel pada Instansi Pemerintah. Pelaksanaan WFA berlangsung selama tiga hari kerja, mulai Senin (29/12/2025) hingga Rabu (31/12/2025).

Di tengah kebijakan tersebut, masyarakat memanfaatkan waktu libur dengan mengunjungi destinasi yang tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif. Salah satu lokasi yang menjadi pilihan warga Makassar dan sekitarnya adalah Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) serta Layanan Perpustakaan Umum yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

Berlokasi di Jalan Sultan Alauddin Km. 7, Tala’salapang, Makassar, PP-IPTEK menyediakan berbagai wahana pembelajaran interaktif yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Selain itu, pengunjung juga dapat memanfaatkan Layanan Perpustakaan Umum dengan beragam koleksi buku bacaan. Keberadaan kedua layanan ini menjadi alternatif wisata keluarga, khususnya bagi anak-anak selama libur Nataru.

Dalam kegiatan di Layanan PP-IPTEK, pengelola memberikan edukasi terkait alat peraga interaktif kepada pengunjung dengan menjelaskan prinsip kerja berbagai wahana sains sekaligus mengajak anak-anak untuk mencoba langsung alat peraga yang tersedia. Salah seorang pengelola layanan PP-IPTEK, Desy Selviana, didampingi Dewi Pratiwi dan Fahru Nisha Ramadani, pelajar SMK Negeri 1 Gowa yang tengah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau On The Job Training di PP-IPTEK sejak Senin (17/11/2025). Keduanya turut membantu mendampingi pengunjung dan memberikan penjelasan sederhana mengenai alat peraga.

Beragam wahana sains tersedia di PP-IPTEK, di antaranya Tebak Tanggal Lahir, Harpa Tanpa Dawai, Katrol, Gyro Extreme, Baterai Tangan, hingga Trainer Panel Surya. Seluruh alat peraga dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu anak terhadap konsep dasar ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendekatan visual dan praktik langsung.

Salah seorang pengunjung, Najiyah, yang datang bersama ayah dan empat orang adik-adiknya, memanfaatkan kunjungan ke Layanan PP-IPTEK dan Layanan Perpustakaan Umum sebagai bagian dari rangkaian wisata edukatif. Di Layanan Perpustakaan Umum, mereka memanfaatkan fasilitas komputer untuk mengakses berbagai informasi serta membaca buku sesuai minat masing-masing.

Perpustakaan juga menyediakan beragam koleksi bacaan, mulai dari ensiklopedia umum dan agama, komik sains, cerita rakyat, hingga buku seri ilmu pengetahuan yang mendukung minat baca anak sejak usia dini.

Dengan kebijakan WFA ASN selama libur Nataru, keberadaan Layanan PP-IPTEK dan Layanan Perpustakaan Umum Sulsel diharapkan dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengisi liburan akhir tahun dengan kegiatan yang edukatif, produktif, dan ramah keluarga.

Kamis, 18 Desember 2025

Murid TK Merpatipos Makassar Ikuti Edukasi Sains di LAPIA Sulsel

 

Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak (LAPIA) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan edukatif dari 59 orang rombongan TK Merpatipos Makassar, Kamis (18/12/2025). Rombongan tersebut terdiri atas murid, guru pendamping, serta orang tua siswa yang turut mendampingi proses pembelajaran di luar kelas.

Setibanya di lokasi, para peserta disambut hangat oleh pengelola layanan perpustakaan. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan fungsi perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran kreatif yang mendukung pengembangan literasi dan sains anak sejak usia dini.

Selanjutnya, para murid diterima oleh Kepala Seksi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), Sri Wahyuni Djamaluddin. Dalam pengantarnya, ia menjelaskan tujuan kegiatan serta pentingnya menanamkan rasa ingin tahu dan ketertarikan terhadap ilmu pengetahuan sejak dini melalui metode pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.


Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Science Film Festival (SFF) 2025, sebuah program internasional berbasis pendidikan sains yang dirancang untuk anak-anak. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman sains dasar melalui media visual, demonstrasi sederhana, serta aktivitas interaktif yang mendorong partisipasi aktif peserta.

Pada sesi demonstrasi, tim PP-IPTEK menampilkan percobaan bertajuk “Antigravitasi” menggunakan bola pingpong dan botol berisi air. Anak-anak tampak antusias dan terpukau saat menyaksikan bola pingpong tetap berada di mulut botol meski botol dibalik, menciptakan efek seolah melawan gaya gravitasi. Percobaan ini sekaligus menjadi sarana pengenalan konsep tekanan udara secara sederhana.


Selain itu, peserta juga mencoba alat peraga “Bola Listrik”, yang menunjukkan aliran energi listrik dari potensial tinggi ke potensial rendah. Saat anak-anak menyentuhkan ujung jari ke permukaan bola, aliran listrik bergerak mengikuti arah jari, menggambarkan perpindahan energi melalui jalur berpotensial rendah termasuk tubuh manusia.

Rangkaian kunjungan turut diisi dengan aktivitas membaca bersama, bercerita, serta bermain berbagai permainan edukatif yang tersedia di area layanan anak. Interaksi yang hangat antara fasilitator dan murid membuat suasana semakin hidup, dengan anak-anak aktif menjawab pertanyaan, mengikuti alur cerita, dan mengekspresikan rasa ingin tahu mereka.


Menjelang akhir kegiatan, para murid diarahkan ke area baca anak. Di lokasi ini, mereka diberi kesempatan memilih buku bacaan sesuai minat serta memainkan permainan edukatif yang tersedia. Aktivitas tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini sekaligus memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah, aman, dan menyenangkan bagi anak.

Kepala TK Merpatipos, Andi Amalia Agub, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program pembelajaran luar kelas yang dirancang sekolah. Menurutnya, pengenalan perpustakaan sejak dini diharapkan dapat membangun kebiasaan membaca serta menumbuhkan kecintaan anak terhadap ilmu pengetahuan dan lingkungan belajar. (***)

Rabu, 17 Desember 2025

Refleksi Peran Ibu dalam Kehidupan, Keluarga, dan Peradaban

Bagi Indonesia, tanggal 22 Desember diperingati sebagai "Hari Ibu". Hari ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum refleksi atas peran ibu yang begitu besar dalam kehidupan manusia dan perjalanan bangsa.

Ibu adalah sosok pertama yang mengenalkan kehidupan, cinta, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dari rahim seorang ibu lahir generasi, dan dari didikan ibu tumbuh karakter sebuah peradaban. Makna Hari Ibu terus hidup dari masa ke masa—sebagai pengingat bahwa ketulusan, pengorbanan, dan kasih sayang seorang ibu adalah fondasi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Dalam rangka memperingati Hari IbuDinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan
melalui Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK)
menghadirkan pilihan buku bertema ibu yang merefleksikan perjalanan, peran, dan ketangguhan ibu dalam berbagai fase kehidupan.

Buku-buku ini dikelompokkan dalam beberapa tema: perjalanan menjadi ibu, kasih dan pengorbanan, peran ibu dalam pendidikan, ketangguhan ibu di era modern, serta ibu sebagai fondasi peradaban.

Mari kita simak dan renungkan bersama.

BAGIAN I – MENJADI IBU: PERJALANAN YANG DIMULAI DARI KEHAMILAN

  • Buku Pintar Ibu Hamil: 100 Tip Penting untuk Ibu Hamil – Tim Naviri

Buku ini membimbing calon ibu memahami kehamilan sebagai proses fisik, mental, dan emosional. Kehamilan bukan sekadar kodrat, melainkan perjalanan belajar menuju peran baru sebagai ibu.

  • Healthy Pregnancy: Sumber Energi dan Nutrisi Terbaik untuk Ibu Hamil – MRA Media

Menekankan pentingnya nutrisi dan kesehatan ibu selama kehamilan sebagai fondasi tumbuh kembang anak yang optimal.

  • Siapa Bilang Kabar Hamil Bikin Senang? – Vina N. Istighfarini, dkk.
Kumpulan kisah nyata ibu yang menunjukkan bahwa kehamilan tidak selalu mudah, namun selalu mengandung kekuatan dan keteguhan luar biasa.

BAGIAN II – IBU DAN CINTA YANG TAK PERNAH PUTUS

  • Kasih Ibu Tak Pernah Putus – Tias Tatanka, dkk.
Menggambarkan kasih ibu yang tetap utuh meski harus menanggung malu, lelah, dan kejutan dari dunia anak-anak.

  • Kasih Ibu – Venus Salmah
Kisah sederhana yang menyadarkan bahwa kasih sayang ibu tetap hadir meski tak selalu terlihat atau terucap.

  • Membeli Ibu – Riawani Elyta
Sebuah cerita menyentuh tentang betapa berharganya sosok ibu di mata seorang anak—lebih berharga dari apa pun.

BAGIAN III – IBU SEBAGAI PEMBELAJAR SEPANJANG HAYAT

  • Ibu: Sang Manusia Pembelajar – Ayu Kinanti Dewi, dkk.
Buku ini menegaskan bahwa menjadi ibu adalah proses belajar tanpa henti—belajar memahami anak, diri sendiri, dan kehidupan.

  • Ibuku, Dokterku – dr. Gustrin Oktaviayu Cendhikalistya
Menggambarkan peran ibu sebagai penjaga kesehatan pertama anak, penuh kesiapsiagaan dan kasih sayang.

  • Ibuku: Sharing Anak dalam Menyelami Dunia Sang Ibu – Agustinus Setyodarmono, S.J.
Merefleksikan relasi emosional ibu dan anak yang membentuk kepribadian hingga dewasa.

BAGIAN IV – IBU, PERAN GANDA, DAN KETANGGUHAN

  • Super Mama, Happy Mama – Miarti Yoga
Membahas tantangan ibu bekerja dalam menyeimbangkan karier dan pengasuhan anak.

  • Menjadi Ibu Rumah Tangga Menjadi Pebisnis dari Rumah – Siti Nur Aryani
Menunjukkan bahwa ibu rumah tangga dapat mandiri dan produktif tanpa meninggalkan peran utama dalam keluarga.

  • Virus Mompreneur – Indari Mastuti & Julie Nava
Mengajak ibu menggali potensi diri dan berani mengembangkan usaha sebagai bentuk kemandirian dan kontribusi sosial.


BAGIAN V – IBU SEBAGAI FONDASI GENERASI DAN PERADABAN

  • Ibu, Kaffahkan Madrasahmu – Nia Anita
Menegaskan bahwa ibu adalah sekolah pertama bagi anak dan kunci kebangkitan peradaban.

  • Ibunda Tokoh-Tokoh Teladan – Jum’ah Sa’ad Fathul Bab
Menghadirkan kisah keteladanan ibu dalam membentuk karakter para tokoh besar.

  • Perempuan Tangguh – Daniapus, dkk.
Persembahan untuk para ibu yang berjuang tanpa pamrih demi keluarga dan generasi penerus.

Kisah ibu adalah bagian penting dari perjalanan manusia dan peradaban. Melalui literasi, nilai-nilai ketulusan, pengorbanan, dan cinta seorang ibu dapat terus hidup dan diwariskan lintas generasi. Semoga tayangan dan buku-buku ini menjadi pengingat akan besarnya peran ibu dalam keluarga dan masyarakat.

Selamat Hari Ibu.

Senin, 15 Desember 2025

UNM Serahkan Miniatur Kincir Angin Pembangkit Listrik ke Layanan PP-IPTEK Sulsel

 

Makassar – Pengelola Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) di bawah naungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan kembali menerima bantuan alat peraga interaktif dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM), Senin (15/12/2025).

Bantuan kali ini berupa Miniatur Kincir Angin Pembangkit Listrik, hasil karya mahasiswa Fakultas Teknik UNM an. Andi Kadir, di bawah bimbingan Prof Yasser Abd Djawad, PhD. Penyerahan alat peraga berlangsung di ruang layanan PP-IPTEK dan menjadi bagian dari komitmen UNM dalam mendukung literasi sains dan teknologi di Sulawesi Selatan.

Miniatur tersebut menggambarkan prinsip kerja Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Energi angin yang memutar kincir diteruskan ke baling-baling generator di bagian belakang, sehingga menghasilkan energi listrik. Alat ini dirancang interaktif agar mudah dipahami oleh pengunjung dari berbagai kalangan.

Selain miniatur kincir angin, PP-IPTEK juga telah menampilkan berbagai alat peraga karya mahasiswa Fakultas Teknik UNM lainnya, di antaranya Robot Line Follower, Gorden Otomatis, Trainer Panel Surya, Robot Halang Lintang, Tunjuk Warna, hingga Kacamata Ultrasonik. Salah satu karya tersebut merupakan hasil inovasi Andi Kadir, mahasiswa Fakultas Teknik UNM.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Muhammad Ichsan Mustari, MHM, sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan pihak UNM khususnya Prof Yasser Abd Djawad, PhD yang telah aktif menyediakan alat peraga interaktif di perpustakaan dan telah memberikan banyak manfaat untuk menumbuh-kembangkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Sulawesi Selatan. (***)

Perpustakaan Provinsi Sulsel Jadi Rujukan Pengembangan Layanan Perpustakaan Daerah


Makassar — Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan kerja Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barru, Charlly Richard, serta Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Takalar, Zainal Soedarman, pada Senin, (15/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan dan layanan perpustakaan daerah.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah layanan, di antaranya Layanan Deposit yang berfungsi sebagai pusat penyimpanan karya cetak dan karya rekam terbitan lokal Sulawesi Selatan, serta Layanan Perpustakaan Umum dan Multimedia. Pada layanan ini, rombongan diterima langsung oleh Kepala Seksi Layanan Perpustakaan Umum dan Multimedia, Hj. Feby Primajanti, untuk melakukan konsultasi terkait pengembangan pustakawan dan peningkatan kualitas layanan perpustakaan.


Selanjutnya, rombongan mengunjungi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) dan diterima oleh Kepala Seksi Layanan PP-IPTEK, Hj. Sri Wahyuni Djamaluddin, bersama pengelola layanan PP-IPTEK. Dalam kesempatan tersebut disampaikan berbagai inovasi layanan edukatif interaktif yang dikembangkan, termasuk penyelenggaraan Science Film Festival (SFF) 2025 bertema “Green Jobs” serta kegiatan demo sains.

Kegiatan Science Film Festival telah dilaksanakan sejak tahun 2024 sebagai bentuk kerja sama antara Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan dan Goethe-Institut. Program ini bertujuan memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif dan menarik.

Selain memperoleh penjelasan, Charlly Richard dan Zainal Soedarman beserta rombongan juga berkesempatan mencoba langsung berbagai alat peraga interaktif, seperti Tebak Tanggal Lahir, Baterai Tangan, dan kacamata ultrasonik. Alat peraga tersebut dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sains yang interaktif dan dinilai efektif dalam meningkatkan minat belajar generasi muda.

Kunjungan Charlly Richard dilakukan dalam rangka konsultasi terkait penerapan standar nasional perpustakaan, pendaftaran perpustakaan sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD), serta proses akreditasi perpustakaan sekolah di Kabupaten Barru.

Sementara itu, Zainal Soedarman bersama rombongan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Takalar melakukan studi tiru terhadap program unggulan dan inovasi layanan yang telah berhasil diterapkan di Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan. Rombongan tersebut terdiri atas Nurlisah J selaku Kepala Bidang Pengembangan dan Pembudayaan Gemar Membaca, Sitti Asnah selaku Kepala Bidang Pengolahan, Pelayanan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Muh. Adlan selaku Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan, serta para pejabat fungsional dan staf.

Kegiatan ini menjadi sarana pertukaran pengalaman sekaligus penguatan sinergi antar daerah dalam pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Diharapkan, hasil konsultasi dan studi tiru tersebut dapat diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing daerah guna mendorong peningkatan layanan perpustakaan serta penguatan budaya literasi masyarakat di Sulawesi Selatan.(***)

Selasa, 09 Desember 2025

60 Murid TK Kartika XX-10 Makassar Kunjungi LAPIA Sulsel, Belajar Sains Lewat Film dan Demo Eksperimen


Makassar Sebanyak 60 murid TK Kartika XX-10 bersama lima guru pendamping dan orang tua melakukan kunjungan edukatif ke Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak (LAPIA) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispus Arsip) Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Lanto Daeng Pasewang No. 1 Makassar, Selasa (12/12/2025).

Sesampainya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh pengelola layanan perpustakaan dan diterima langsung oleh Koordinator Layanan Ibu dan Anak, Kory Batara. Suasana makin ceria ketika anak-anak diajak bernyanyi bersama lagu “Baca Buku” sebelum memasuki rangkaian kegiatan utama.

Anak-anak kemudian menonton film “Astronomy for Kids”, yang memperkenalkan berbagai planet beserta karakteristiknya. Pemutaran film ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tahunan yang digelar Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) serta demo sains dalam rangka memeriahkan Science Film Festival (SFF) 2025, sebuah program internasional yang berfokus pada pendidikan sains bagi anak.

Kepala Seksi Layanan PP-IPTEK, Hj. Sri Wahyuni Djamaluddin, turut memberikan pengantar mengenai tujuan kegiatan serta pentingnya mengenalkan sains sejak usia dini. Setelah pemutaran film, ia juga berinteraksi langsung dengan para murid melalui sesi tanya jawab sederhana, seperti menanyakan planet apa yang paling besar, paling dekat dengan matahari, hingga apa warna planet Saturnus. Anak-anak tampak antusias menjawab setiap pertanyaan, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap materi yang baru saja disaksikan.


Pada sesi demonstrasi sains, tim PP-IPTEK menampilkan percobaan “Antigravitasi” menggunakan bola pingpong dan botol berisi air. Anak-anak tampak antusias ketika melihat bola pingpong tetap berada di mulut botol meskipun botol dibalik, menciptakan efek seolah melawan gaya gravitasi.

Selain itu, mereka juga mencoba alat peraga “Bola Listrik”, yang menunjukkan aliran energi listrik dari potensial tinggi ke potensial rendah. Saat anak-anak menyentuhkan ujung jari ke permukaan bola, aliran listrik bergerak mengikuti arah jari, menggambarkan perpindahan energi melalui jalur berpotensial rendah termasuk tubuh manusia.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi dongeng interaktif berjudul “Nil Nil Sakit Gigi” yang dibawakan oleh Kak Atika, pengelola LAPIA. Dongeng ini disampaikan secara komunikatif sehingga memudahkan anak memahami alur cerita dan pesan yang disampaikan.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan menilai kunjungan semacam ini penting untuk memperluas pengalaman belajar anak di luar kelas. Guru pendamping berharap kegiatan edukatif seperti ini bisa terus berlanjut agar anak-anak dapat mengenal sains, literasi, serta teknologi dengan cara yang menyenangkan.

Sementara itu, pengelola LAPIA menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang bagi sekolah-sekolah yang ingin melaksanakan kunjungan edukatif. Melalui kegiatan yang memadukan literasi, sains, dan hiburan ini, LAPIA berharap dapat menumbuhkan minat baca sekaligus rasa ingin tahu anak sejak usia dini. (***)

Jumat, 05 Desember 2025

IAIN Parepare Jajaki Penguatan Layanan dan Akreditasi, Kunjungi Perpustakaan Provinsi Sulsel


MAKASSAR — Kepala UPT Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Sirajuddin, bersama tim yang terdiri atas Musdalifah (Pustakawan), Hj. Sitti Marhamah (Penata Layanan Operasional), Hj. Azaliyatulhidayah (Arsiparis), dan Nur Indah Fitriani (Pranata Komputer), melakukan kunjungan kerja ke Layanan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan pada Jumat (05/12/2025). Rombongan diterima langsung oleh Hj. Sri Wahyuni Djamaluddin selaku Kepala Seksi Layanan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) di ruang layanan PP-IPTEK.

Selama kunjungan, rombongan didampingi Koordinator Layanan Umum, Megawati, untuk meninjau berbagai fasilitas perpustakaan. Peninjauan dimulai dari layanan perpustakaan umum, kemudian berlanjut ke layanan Deposit yang menjadi pusat penyimpanan karya cetak dan rekam terbitan lokal Sulawesi Selatan, sebelum diakhiri dengan eksplorasi fasilitas di ruang PP-IPTEK.


Pada kesempatan tersebut, pengelola layanan PP-IPTEK memaparkan berbagai inovasi fasilitas edukatif interaktif yang dirancang untuk memperkenalkan konsep ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat, terutama pelajar. Beragam alat peraga seperti Tebak Tanggal Lahir, Baterai Tangan, hingga kacamata ultrasonik menjadi sarana pembelajaran berbasis praktik yang memungkinkan pengunjung memahami konsep ilmiah secara langsung. Fasilitas interaktif ini dinilai efektif dalam menumbuhkan minat belajar sains di kalangan generasi muda sekaligus menjadi daya tarik utama layanan PP-IPTEK.

Sirajuddin menjelaskan bahwa kunjungan ini sekaligus menjadi momentum bagi pihaknya untuk melakukan konsultasi terkait akreditasi perpustakaan berbasis 9 standar serta penyusunan Analisis Jabatan (ANJAB) pustakawan. Ia berharap kerja sama dan pembelajaran dari perpustakaan provinsi dapat memperkuat kualitas layanan perpustakaan IAIN Parepare ke depan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara kedua institusi, khususnya dalam penguatan kualitas layanan perpustakaan di era transformasi digital. Baik IAIN Parepare maupun Perpustakaan Provinsi Sulsel sepakat untuk membuka peluang kolaborasi ke depan, termasuk pelatihan pustakawan dan pengembangan program literasi yang melibatkan masyarakat luas. (***)

Kamis, 04 Desember 2025

76 Mahasiswa UIN Makassar Dalami Manajemen Perpustakaan dan Teknologi Sains Interaktif di Dispus Arsip Sulsel


Sebanyak 76 mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar melaksanakan kunjungan dan observasi lapangan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (04/12/2025). Rombongan mahasiswa didampingi oleh Dr. Hj. Mardyawati Yunus selaku dosen pengampu, serta disambut oleh Plt. Kepala UPT Perpustakaan, Kaharullah, S.E., M.M., bersama Kepala Seksi Layanan Umum dan Multimedia, Hj. Feby Primajanti, di Layanan Umum Perpustakaan Provinsi Sulsel.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan bimbingan langsung mengenai pelaksanaan manajemen perpustakaan oleh pustakawan yang bertugas. Mereka mempelajari berbagai aspek penting terkait layanan perpustakaan, mulai dari alur pelayanan pemustaka, pengelolaan dan klasifikasi koleksi, sistem otomasi perpustakaan, proses administrasi, hingga peran perpustakaan dalam meningkatkan literasi masyarakat.

Kunjungan kemudian berlanjut ke Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK). Rombongan diterima oleh Kepala Seksi Layanan PP-IPTEK, Sri Wahyuni. Di area ini, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai manajemen layanan alat peraga interaktif yang disediakan perpustakaan bagi pemustaka. Layanan tersebut dihadirkan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih eksploratif dan partisipatif, khususnya dalam bidang sains dan teknologi.


Mahasiswa turut mencoba berbagai alat peraga interaktif seperti Tebak Tanggal Lahir, Harpa Tanpa Dawai, Katrol, Robot Halang Lintang, Tunjuk Warna, Gorden Otomatis, hingga Gyro Extreme. Dari berbagai alat tersebut, Gyro Extreme menjadi sorotan utama. Alat ini tidak hanya memberikan sensasi menantang dan memicu adrenalin, tetapi juga menciptakan pengalaman seolah-olah pengunjung merasakan kondisi seperti astronot di luar angkasa. Selain itu, Gyro Extreme memiliki manfaat terapi tulang belakang melalui pergerakan rotasi yang membantu relaksasi otot dan menjaga keseimbangan tubuh.


Kegiatan kunjungan ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan mahasiswa mengenai praktik manajemen perpustakaan sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi edukatif sebagai media pembelajaran. Pengalaman lapangan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai calon pendidik dan pengelola lembaga pendidikan yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (***)

Kunjungi Perpustakaan Ibu dan Anak, TK Aisyah Bustanul Athfal Mariso Ikuti Science Film Festival dan Demo Sains Antigravitasi


Makassar Sebanyak 60 murid TK Aisyah Bustanul Athfal Mariso bersama guru pendamping dan orang tua melakukan kunjungan edukatif ke Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak (LAPIA), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispus Arsip) Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Lanto Daeng Pasewang No. 1 Makassar, Kamis (04/12/2025).

Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh pengelola layanan perpustakaan. Para murid kemudian diterima oleh Kepala Seksi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), Sri Wahyuni Djamaluddin, yang memberikan pengantar mengenai tujuan kegiatan serta pentingnya mengenalkan sains sejak usia dini. Rangkaian sesi yang diikuti merupakan bagian dari Science Film Festival (SFF) 2025, sebuah program internasional berbasis pendidikan sains untuk anak.

Pada sesi demonstrasi, tim PP-IPTEK menampilkan percobaan “Antigravitasi” menggunakan bola pingpong dan botol berisi air. Percobaan ini membuat anak-anak terpukau ketika melihat bola pingpong tetap berada di mulut botol meski botol dibalik, menciptakan efek seolah melawan gaya gravitasi. Selain itu, anak-anak turut mencoba alat peraga “Tunjuk Warna”, yang dirancang untuk melatih ketepatan motorik, konsentrasi, serta mengenalkan berbagai warna dalam bahasa Inggris secara menyenangkan.


Kunjungan ini juga diisi dengan sesi dongeng interaktif berjudul “Nir Nir Sakit Gigi”, yang dibawakan oleh Kak Atika dari LAPIA. Cerita tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan edukasi mengenai kesehatan gigi kepada anak-anak. Interaksi yang hangat membuat suasana semakin hidup, dengan murid-murid aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti alur cerita.

Mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan, para murid diarahkan menuju area baca anak. Di sini, mereka diberi kesempatan memilih buku bacaan yang diminati, sekaligus memainkan berbagai permainan edukatif yang tersedia. Aktivitas ini dimaksudkan untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini serta memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah dan menyenangkan.


Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan ini sebagai pengalaman belajar yang lengkap—memadukan unsur sains, literasi, dan hiburan yang edukatif. Sementara itu, pihak LAPIA berharap kunjungan semacam ini dapat semakin meningkatkan antusiasme anak-anak terhadap dunia pengetahuan sejak tahap awal pendidikan. (***)