Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan menyediakan berbagai layanan perpustakaan, salah satunya Layanan Pusat Peraga IPTEK. Layanan ini memperkenalkan berbagai alat peraga interaktif sebagai wahana pembelajaran menumbuh-kembangkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di masyarakat, yang diperuntukkan untuk segala generasi. Seperti pada hari Senin (29/11/2021) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan SH., M. H bersama Kepala UPT. Perpustakaan Abd. Hadi, S. Sos, M.M. menerima kunjungan Asisten 3, H. Narwis, SE., M.Si. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Wajo H. Ambo Mappasessu serta Wakil Ketua DPRD Wajo Ir. H. Firman Perkesi. M.Si,
Kedatangan rombongan di antar langsung oleh Kasubag
perpustkaan, Gasali dan Kabag Ortala Muhammad Sabri dari Sekretaris Daerah
(Sekda) Kabupaten Wajo untuk melihat secara langsung jenis layanan dan fasilitas
layanan perpustakaan DPK SulSel, yang selama ini diberikan kepada masyarakat
khususnya masyarakat Sulawesi Selatan dalam rangka pengembangan perpustakaan di wilayah Wajo.
Pada kesempatan tersebut Moh. Hasan berkesempatan memandu bermain Tebak Tanggal Lahir dengan rombongan, yang merupakan sebuah permainan matematika yang sederhana tapi cukup menarik. Permainan ini menggunakan aturan (kaidah) bilangan biner yang diubah ke dalam bilangan desimal dan dimainkan oleh dua orang. George Boole menemukan sistem logika yang hanya berdasarkan pada dua angka yaitu 0 dan 1, ini menjadi dasar dari sistem bilangan biner.
Selain bermain Tebak Tanggal Lahir juga memainkan alat peraga lainnya seperti Menurun Keatas, Kantrol, Halilintar, Bola Listrik, Harpa Tanpa Dawai, Baterai Tangan, Lengkung Nan Kokoh, dan Energi Vs Daya serta memperkenalkan Gyro Extreme.
Gyro Xtreme merupakan sebuah mesin giroskop manusia.
Giroskop adalah perangkat untuk mengukur atau mempertahankan orientasi,
berdasarkan prinsip-prinsip momentum sudut. Gyro Extreme bekerja dengan posisi
tubuh dalam ruang relatif terhadap tarikan gravitasi dan resistensinya, kemudian
memindahkannya pada kelompok otot. Resistensi pada kelompok otot berubah karena
tarikan gravitasi.
Gyro xtreme juga dikenal dengan nama Aerotrim ditemukan pada tahun 80 oleh Helmut Suchy, seorang penemu Austria, mesin ini digunakan sebagai alat terapi sakit pada tulang belakang. Giroskop manusia ini juga dikembangkan oleh NASA untuk mempersiapkan astronot dalam kondisi tanpa bobot. Meskipun terlihat mudah, pengendara sebenarnya melakukan latihan isometrik yang intensif.
Mesin ini bekerja dengan posisi tubuh dalam ruang relatif terhadap tarikan gravitasi dan resistensinya kemudian memindahkan pada kelompok otot. Resistensinya pada kelompok otot berubah karena tarikan grafitasi. Semakin cepat memindahkan massa tubuh yang dimiliki untuk bergerak dan semakin besar jumlah energi yang dibakar. Dalam memainkan alat peragaan ini, pengunjung perlu menggunakan perlengkapan keamanan seperti, helm dan diikat menggunakan tali pengaman, karena pengunjung akan diputarbalikan 360 derajat oleh pemandu yang mengoperasikan peragaan ini. (***)