Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan melalui Klaster Pustakawan "The Six", bersama sejumlah pustakawan layanan dan pejabat struktural, melakukan kunjungan literasi ke SMA Negeri 16 Makassar pada Kamis (17/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun dan memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar tingkat menengah di Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPT Perpustakaan, Kaharullah, SE., MM., serta Sri Wahyuni Djamaluddin Kepala Seksi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK). Tim pustakawan dari Klaster The Six yang terdiri dari Andi Amriana, Nurmiati, Megawati, Andi Darlianti, I Tappa, Salma, Muh. Rusli, Abd Samad, Muh. Yusuf, Rudianto, Nina Maria, Ainun, dan Rahayu—bertindak sebagai panitia penyelenggara kegiatan ini.
Sebanyak 384 siswa bersama guru mata pelajaran dan pengelola perpustakaan sekolah, menyambut dengan antusias kunjungan ini. Para siswa mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan minat baca, memperkenalkan teknologi sederhana, dan mendorong keterampilan literasi.
Melalui layanan mobil perpustakaan keliling, siswa diberi kesempatan membaca buku di halaman sekolah. Setelah membaca, mereka diajak untuk menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca. Kegiatan ini bertujuan melatih pemahaman bacaan, kemampuan menyampaikan ulang informasi, serta membangun rasa percaya diri dalam berbicara di depan umum.
Sebagai bentuk penguatan literasi, siswa juga diajak untuk mengikuti lomba menulis resensi buku dan lomba membuat video konten literasi. Kedua lomba tersebut terbuka untuk seluruh peserta dan mendapat sambutan hangat dari siswa. Hadiah menarik disiapkan bagi para pemenang sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan kemampuan mereka dalam mengolah ide dan pesan literasi secara menarik.
Tak hanya buku, siswa juga dikenalkan pada sejumlah alat peraga ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bagian dari edukasi sains. Alat-alat yang diperkenalkan antara lain Robot Halang Lintang, yang menunjukkan prinsip kerja sensorik pada robot; Kacamata Ultrasonik sebagai simulasi alat bantu tunanetra; Tebak Tanggal Lahir sebagai permainan logika numerik; serta simulasi Tes Otak Kiri dan Otak Kanan yang mengasah kemampuan berpikir analitis dan kreatif siswa.
M. Taufik, salah seorang guru pendamping, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran pustakawan dan berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Menurutnya, kegiatan semacam ini memberi pengalaman baru yang edukatif dan mampu menggugah minat siswa terhadap dunia baca dan ilmu pengetahuan secara bersamaan.
Kepala UPT Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Klaster The Six atas inisiatif dan kontribusi aktif dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Ia berharap sinergi antara perpustakaan dan institusi pendidikan ini terus berlanjut demi menciptakan generasi pembelajar yang literat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan ditutup dengan pembagian bingkisan kepada siswa yang aktif serta sesi foto bersama. Seluruh peserta kemudian bersama-sama menyerukan semangat literasi melalui yel-yel: “Literasi Kuat, Sulsel Hebat!” (***)




.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar