Senin, 26 Agustus 2024

Kadis DISPUS ARSIP SULSEL Terima Kunjungan Tim Media Kodim 1422/Maros untuk Video "KISAH PRAJURIT"

Moh. Hasan, SH., M.H, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUS ARSIP) Provinsi Sulawesi Selatan, menerima kunjungan dari Tim Media Penerangan Kodim 1422/Maros di Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala'salapang, Makassar, pada Senin, (26/08/2024). Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat struktural dan fungsional pustakawan serta Tim Media Penerangan Kodim yang terdiri dari Mayor Inf. DR. Khaedir Makkasau, S. Ag dan Sertu I Wayan Suariasa.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan wawancara dalam rangka pembuatan video "KISAH PRAJURIT," yang akan menampilkan kegiatan Babinsa Desa Temmappadduae, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros. Video tersebut merupakan bagian dari proyek Dispenad TNI AD untuk mendokumentasikan kisah inspiratif prajurit, dengan fokus pada kontribusi Serda Kadir sebagai Babinsa di desa tersebut.

Dalam pertemuan ini, Moh. Hasan menekankan pentingnya perpustakaan dan literasi dalam kehidupan masyarakat, termasuk bagi para prajurit. Ia mengungkapkan, “Prajurit tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memajukan pendidikan dan literasi. Babinsa seperti Serda Kadir memainkan peran penting dalam membawa perpustakaan keliling ke daerah-daerah terpencil, membantu masyarakat meningkatkan minat baca dan akses terhadap informasi.”

Sebagai bagian dari tugasnya, Serda Kadir aktif dalam kegiatan perpustakaan keliling, yang tidak hanya mendekatkan buku kepada masyarakat, tetapi juga menginspirasi mereka untuk gemar membaca dan belajar. Melalui kegiatan ini, para prajurit menunjukkan komitmen mereka tidak hanya terhadap tugas militer, tetapi juga terhadap pengembangan pendidikan dan pengetahuan di komunitas yang mereka layani.

Sebelum pertemuan dengan Kepala Dinas, Tim Media Penerangan Kodim mengunjungi Layanan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), yang diterima oleh Sri Wahyuni Djamaluddin. Dalam kunjungan ini, pengelola PP-IPTEK memperkenalkan berbagai alat peraga edukatif, termasuk permainan "Tebak Tanggal Lahir" yang mengajarkan konsep matematika dasar dengan bilangan biner, serta alat peraga lainnya seperti Baterai Tangan, Harpa Tanpa Dawai, Katrol, Gyro Extreme, Robot Line Follower, dan Gorden Otomatis.

Kunjungan ini mencerminkan kolaborasi yang erat antara sektor militer dan pendidikan dalam meningkatkan pengetahuan serta memperkenalkan inovasi edukatif kepada masyarakat, sekaligus menggarisbawahi kontribusi penting prajurit dalam mendukung perkembangan literasi dan pendidikan di wilayah mereka. (***)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar